Logo GerobakPOS GerobakPOS

Rice Bowl — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha rice bowl

Rice bowl adalah usaha yang hidup dari dua jam saja. Antara pukul setengah dua belas sampai setengah dua siang, booth-mu diserbu pegawai kantor, mahasiswa, dan karyawan toko sebelah. Setelah itu suasananya melandai drastis. Artinya, hampir seluruh omzet harianmu tercipta dalam waktu yang terlalu pendek untuk sempat menulis apa pun.

Yang khas dari rice bowl adalah pesanan titipan. Satu orang datang lalu menyebut pesanan untuk seluruh mejanya sekaligus: “dua lada hitam, satu teriyaki level dua, satu kari tanpa sambal, esnya empat”. Kamu harus mengingat empat mangkuk berbeda dari satu mulut, sambil tangan sudah menyendok nasi. Pembeli berikutnya sudah berdiri di belakangnya. Karena mangkuk dan sendok plastiknya seragam, pesanan yang sudah jadi juga mudah tertukar kalau tidak ada penanda.

Ada satu lubang lagi yang sering luput: minuman. Es teh manis dan es jeruk harganya kecil, sering diberikan hampir tanpa dipikirkan, dan justru itulah yang paling sering tidak masuk hitungan. Dua puluh gelas yang lupa dicatat setiap hari adalah kebocoran yang tidak kelihatan di laci, tetapi terasa di akhir bulan. Bahan bakunya juga khas: ayam fillet, saus botolan, dan mangkuk kemasan dibeli dalam jumlah besar sekali seminggu, sehingga pengeluaran besar jatuh di satu hari dan membuat hari itu seolah rugi kalau kamu hanya melihat isi laci.

Setelah mendaftar dan memilih jenis usaha Rice Bowl, menu ini sudah ada di layar jualan:

KategoriMenuHarga contoh
Rice BowlRice Bowl Ayam Lada HitamRp22.000
Rice BowlRice Bowl Ayam TeriyakiRp22.000
Rice BowlRice Bowl Ayam KariRp21.000
Rice BowlRice Bowl TelurRp15.000
MinumanEs Teh ManisRp5.000
MinumanEs JerukRp7.000

Angka-angka itu contoh awal saja. Harga jual rice bowl di kawasan kampus biasanya berbeda dengan di kawasan perkantoran, dan biaya kemasanmu mungkin lain. Sesuaikan harganya, dan bila kamu memakai level pedas atau pilihan topping, itu bisa dibuat sebagai varian sederhana pada produk yang sama.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar memakai nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Rice Bowl di layar awal.
  3. Menu langsung siap. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Kalau kamu ingin membacanya langkah demi langkah lebih dulu, ada mulai jualan dalam 3 menit.

Menghitung untung rice bowl

Anggap dalam satu jam makan siang kamu menjual 14 Rice Bowl Ayam Lada Hitam (Rp22.000), 11 Rice Bowl Ayam Teriyaki (Rp22.000), 6 Rice Bowl Ayam Kari (Rp21.000), dan 20 gelas Es Teh Manis (Rp5.000). Uang masuk hari itu:

  • 14 × Rp22.000 = Rp308.000
  • 11 × Rp22.000 = Rp242.000
  • 6 × Rp21.000 = Rp126.000
  • 20 × Rp5.000 = Rp100.000
  • Total masuk: Rp776.000

Hari itu kamu berbelanja ayam fillet 5 kilogram Rp210.000, beras dan telur Rp120.000, saus serta bumbu Rp75.000, mangkuk-sendok-kantong Rp60.000, dan gas Rp22.000. Semuanya dicatat di menu Pengeluaran dengan kategori Modal/Kulakan, Bahan, dan Gas. Uang keluar Rp487.000.

Rekap harian menampilkan Masuk, Keluar, Sisa, dan Perkiraan Untung. Untuk contoh di atas: Rp776.000 − Rp487.000 = Rp289.000.

Karena belanja kemasan dan saus biasanya dilakukan sekali seminggu dalam jumlah besar, jangan kaget kalau perkiraan untung di hari belanja terlihat kecil atau bahkan minus, lalu melonjak di hari-hari berikutnya. Itu wajar untuk hitungan berbasis kas. Yang perlu kamu lihat adalah pola beberapa hari, bukan satu hari tunggal. Pembahasannya ada di laporan & perkiraan untung.

Kasbon pelanggan langganan

Rice bowl sering berdekatan dengan kantor kecil, klinik, atau toko yang karyawannya makan di tempatmu setiap hari. Tidak jarang salah satu dari mereka memesan untuk satu tim, mengambil pesanannya lebih dulu, lalu menyelesaikan pembayaran saat mengambil pesanan besok atau saat rekapan mingguan. Ada pula pesanan rapat sepuluh sampai lima belas mangkuk yang pembayarannya menunggu pencairan dari kantor.

Untuk kasus seperti itu, catat sebagai kasbon atas nama orang atau kantornya. Sisa tagihan tersimpan, pembayaran bertahap bisa dicatat sebagai cicilan, dan uangnya baru masuk hitungan pada hari pelunasan. Tombol tagih lewat WhatsApp menyiapkan pesannya sehingga kamu tidak perlu menyusun kalimat penagihan dari nol.

Kenapa offline penting untuk rice bowl

Booth rice bowl banyak berdiri di tempat yang sinyalnya justru paling sibuk: food court pusat perbelanjaan, lantai dasar gedung perkantoran, kantin kampus, atau deretan tenant di basement. Di jam makan siang, ratusan orang berada di ruangan yang sama dan semuanya memakai jaringan seluler yang sama. Inilah saat sinyal terlihat penuh tetapi data tidak jalan. Kalau kasirmu menunggu balasan server untuk setiap transaksi, antrean berhenti tepat di menit paling berharga.

GerobakPOS tidak menunggu. Transaksi tersimpan di HP begitu kamu menekan Bayar, dan pengiriman ke server terjadi di latar belakang. Antrean tetap mengalir, angkanya tetap benar. Prinsipnya dijelaskan di kasir cepat.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana supaya mangkuk tidak tertukar? Aplikasi memberi nomor antrean pada tiap pesanan dan bisa menjalankan beberapa pesanan sekaligus, jadi kamu tinggal menyebut nomornya saat pesanan siap.

Ada pembeli yang bayar sebagian tunai, sebagian QRIS. Bisa? Bisa. Tersedia pembayaran terpisah sederhana untuk satu transaksi, dan QRIS statis ditampilkan di layar lalu kamu konfirmasi setelah dana masuk.

Kalau ada pembeli minta harga khusus untuk pesanan banyak? Diskon bisa diberikan dalam bentuk nominal maupun persen pada transaksi itu.

Apakah bisa mencatat menu yang tidak ada di daftar? Bisa, lewat open item dengan harga manual — berguna untuk menu percobaan yang belum kamu daftarkan.

Siap mencoba?

Menu rice bowl beserta minumannya sudah tersedia di dalam aplikasi, siap dipakai sebelum jam makan siang berikutnya.

Unduh GerobakPOS gratis dan hadapi serbuan siang dengan tenang.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, tanpa printer.