Logo GerobakPOS GerobakPOS

Rawon — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha rawon

Rawon punya batas yang tidak bisa ditawar: satu panci. Kuah kluwek dimasak sekali sejak subuh, dagingnya direbus lama, dan jumlah porsi hari itu praktis sudah ditentukan sebelum warung buka. Kalau ludes sebelum sore, kamu kehilangan peluang. Kalau tersisa banyak, dagingnya bisa dipanaskan ulang, tetapi modalnya sudah telanjur keluar. Karena itu, angka “berapa porsi terjual” bukan sekadar catatan — itu dasar keputusan belanja besok pagi.

Masalahnya, penjualan rawon datang menumpuk. Warung yang dekat pabrik atau perkantoran bisa sepi total sampai pukul sebelas, lalu diserbu dalam empat puluh lima menit jam istirahat. Sebagian makan di tempat, sebagian minta dibungkus dengan kuah dipisah, dan hampir semuanya menambah sesuatu: nasi tambah, telur, atau tempe goreng untuk teman ngobrol. Menghafal semua di kepala sambil menyendok daging jelas tidak mungkin.

Yang sering terjadi kemudian: nota selembar kertas hilang, tempe goreng yang diambil sendiri dari toples tidak masuk hitungan, dan saat tutup kamu hanya mengira-ngira. Padahal daging sandung lamur adalah bahan termahal di warungmu — salah menghitung sedikit saja sudah memakan untung sehari.

Setelah mendaftar dan memilih jenis usaha Rawon, menu berikut sudah tersedia di layar jualan:

KategoriMenuHarga contoh
RawonRawonRp27.000
LaukTelur AsinRp6.000
LaukPerkedel KentangRp4.000
LaukTempe GorengRp3.000
RawonNasi RawonRp26.500
RawonRawon IgaRp50.000
RawonRawon BuntutRp62.500
LaukEmpal GorengRp22.500
LaukParu GorengRp17.000

Harga-harga itu contoh awal, bukan aturan. Harga daging sapi berubah tiap menjelang hari besar, dan warung di pinggir jalan provinsi jelas berbeda dengan warung di dalam kampung. Ubah semuanya sesuai biayamu. Menambah menu seperti es teh atau kerupuk juga bisa kapan saja, termasuk saat sedang tanpa sinyal.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar dengan nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Rawon di layar awal.
  3. Menu di tabel langsung terpasang. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Tidak ada aktivasi berhari-hari. Kalau ingin melihat urutannya lebih dulu, ada panduan mulai jualan dalam 3 menit.

Menghitung untung rawon

Mengetahui hasil bersih harian secara tepat sangat penting agar arus kas usaha kulinermu tetap terkontrol dengan sehat. Setiap transaksi penjualan harian dan belanja kebutuhan operasional perlu selalu kamu catat rapi agar gambaran keuntungan usaha terlihat jelas serta akurat.

  • Rawon: 10 × Rp27.000 = Rp270.000
  • Telur Asin: 15 × Rp6.000 = Rp90.000
  • Perkedel Kentang: 10 × Rp4.000 = Rp40.000
  • Masuk (jumlah ketiganya): Rp400.000
  • Keluar (misalnya belanja bahan, gas, dan kemasan hari itu): Rp220.000
  • Perkiraan Untung = Masuk − Keluar = Rp400.000 − Rp220.000 = Rp180.000

Secara sederhana, perkiraan untung harian diperoleh dari penjualan dikurangi pengeluaran. Kasbon tetap dihitung sebagai penjualan pada hari barangnya keluar; bagian yang belum dibayar tercatat sebagai utang atas nama pelanggan, dan uang pelunasannya tercatat pada hari dibayar.

Jebakan perhitungan yang sering mengecoh adalah belanja bahan bumbu kuah hitam serta potongan daging segar dalam jumlah besar untuk persediaan beberapa hari ke depan. Pada hari belanja tersebut, pos pengeluaran harian akan tampak melonjak tinggi dan keuntunganmu terlihat sangat tipis, padahal sebagian besar persediaan tersebut baru terpakai secara bertahap pada hari-hari berikutnya. Pelajari rincian pengelolaan pembukuan harian ini selengkapnya pada panduan cara mencatat untung gerobak.

Kasbon pelanggan langganan

Rawon banyak dijual di sekitar kawasan kerja: pabrik, bengkel besar, terminal, atau proyek. Pola kasbonnya khas — sekelompok karyawan makan tiap hari kerja, lalu meminta ditotal dan dibayar setiap Sabtu atau saat gajian. Ada juga pesanan harian untuk kantor kecil yang diantar tiap siang dan ditagih di akhir bulan.

Catat penjualan seperti itu sebagai kasbon dengan nama pemesan atau nama regunya. Aplikasi menyimpan sisa yang belum lunas, menerima cicilan, dan menyiapkan pesan tagihan lewat WhatsApp yang tinggal kamu tinjau lalu kirim. Karena daging biasanya kamu ambil dulu dari langganan di pasar dan dibayar mingguan, utang ke pemasok pun bisa dicatat di tempat yang sama. Lihat utang & piutang.

Kenapa offline penting untuk rawon

Warung rawon sering berada di tempat yang jaringannya bermasalah pada waktu tertentu. Kalau kamu mangkal di depan gerbang pabrik, ratusan orang keluar bersamaan pada jam istirahat dan semuanya membuka HP — sinyal boleh penuh, tetapi data merayap. Kalau warungmu di dalam pasar atau di ruko yang berdinding tebal, sinyalnya malah sering hilang sepenuhnya.

GerobakPOS menyimpan setiap transaksi lebih dulu di HP, lalu mengirimkannya ke server di latar belakang saat jaringan longgar. Antrean jam istirahat tidak pernah tertahan lingkaran memuat. Kamu bisa berjualan berhari-hari tanpa internet dan datanya tetap utuh — penjelasannya di kasir offline sampai 14 hari.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana menghitung sisa porsi supaya besok tidak salah belanja? Rekap harian menunjukkan berapa porsi tiap menu terjual. Setelah beberapa hari, polanya kelihatan dan kamu bisa menentukan jumlah daging yang pas.

Kalau kuah habis di tengah jam ramai? Cukup berhenti mengetuk menu Rawon tersebut sampai kuah baru siap tanpa perlu menghapusnya dari daftar. Melalui laporan penjualan, kamu bisa melihat menu paling laku agar besok dapat menyiapkan kuah lebih banyak.

Bisa terima pembayaran nontunai? Bisa. Ada tunai, QRIS statis yang ditampilkan di layar lalu kamu konfirmasi manual, dan transfer manual. Pembayaran gabungan sederhana juga tersedia.

Kalau salah menekan menu saat ramai? Selama sesi kas masih terbuka, transaksi bisa dibatalkan lewat void, jadi kesalahan ketik tidak mengotori laporan.

Siap mencoba?

Satu panci rawon layak dicatat serapi cara kamu memasaknya.

Unduh GerobakPOS gratis dan mulai pakai sejak buka besok siang.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, struk Bluetooth & WhatsApp.