Logo GerobakPOS GerobakPOS

Leker Crepes — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha leker crepes

Leker matang satu per satu di atas wajan cekung, dan crepes menuntut adonan tipis yang harus segera diratakan sebelum mengeras. Kedua tanganmu terpakai penuh: satu memegang serok, satu mengoles margarin. Pada saat yang sama, di depan gerobak berdiri rombongan anak sekolah yang memesan borongan untuk teman sekelasnya, lengkap dengan uang receh hasil patungan.

Kesulitannya bukan pada besarnya angka, melainkan pada urutannya. Satu lembar matang dalam dua sampai tiga menit, sehingga pesanan menumpuk berlapis-lapis. Pesanan nomor satu masih di wajan ketika nomor tiga sudah ditulis di kepala, dan nomor dua kembali menambah satu keju. Ketika semuanya selesai, kamu sering ragu lembar terakhir tadi sudah dibayar atau belum.

Pola jam ramainya juga ekstrem. Istirahat sekolah menghabiskan setengah adonan dalam dua puluh menit, lalu gerobak nyaris tanpa pembeli sampai sore. Sore di alun-alun ramai lagi, dan akhir pekan bisa dua kali lipat. Dagangan habis di jam-jam tertentu itu artinya semua pencatatan menumpuk di jendela waktu yang paling sibuk — waktu yang paling mustahil untuk membuka buku.

Ditambah lagi urusan uang kecil. Pembayaran memakai lembaran dua ribu dan lima ribuan, kembaliannya seribu-seribu, dan laci kerap tercampur uang pribadi.

Pilih jenis usaha Leker Crepes saat mendaftar, dan enam item ini sudah berdiri di layar jualan:

KategoriMenuHarga contoh
Leker CrepesLeker CokelatRp8.000
Leker CrepesLeker KejuRp10.000
Leker CrepesCrepes CokelatRp12.000
Leker CrepesCrepes KejuRp14.000
MinumanEs Teh ManisRp5.000
MinumanEs CokelatRp12.000

Nilai di kolom kanan hanya contoh bawaan. Harga leker di depan SD tentu berbeda dengan harga crepes di lapak alun-alun yang porsinya lebih besar, jadi sesuaikan dengan ongkos bahan dan kantong pembelimu. Menyunting harga, mengganti nama, atau menambah rasa pisang keju bisa dikerjakan langsung dari HP.

Mulai jualan leker crepes dalam 3 menit

  1. Pasang aplikasinya, lalu buat akun dengan nomor HP dan kata sandi.
  2. Tentukan jenis usaha Leker Crepes di layar pemilihan.
  3. Menu di atas otomatis muncul dan gerobak siap melayani.

Selama antrean panjang, buka beberapa pesanan sekaligus dan beri nomor antrean supaya kamu tidak keliru menyerahkan pesanan. Layar kasirnya memang dirancang untuk keadaan tergesa seperti ini; penjelasannya ada di halaman POS cepat, sedangkan urutan pemasangannya dirangkum di mulai jualan dalam 3 menit.

Menghitung untung leker crepes

Karena leker dan crepes memakai adonan serupa tetapi harga jualnya berjenjang, untungmu sangat ditentukan oleh campuran apa yang laku hari itu. Contoh satu hari berjualan:

  • 18 Leker Cokelat × Rp8.000 = Rp144.000
  • 10 Leker Keju × Rp10.000 = Rp100.000
  • 8 Crepes Cokelat × Rp12.000 = Rp96.000
  • 5 Crepes Keju × Rp14.000 = Rp70.000
  • 14 Es Teh Manis × Rp5.000 = Rp70.000
  • Total uang masuk: Rp480.000

Pengeluaran hari itu terdiri atas terigu, telur, dan margarin Rp95.000; meses cokelat serta keju batang Rp85.000; pisang dan susu kental Rp30.000; gas Rp20.000; lalu es batu, teh, dan gula Rp25.000. Bila dijumlahkan, uang keluar mencapai Rp255.000.

Rekap harian kemudian menampilkan Perkiraan Untung sebesar Rp480.000 − Rp255.000 = Rp225.000.

Yang perlu kamu pahami, angka itu berbasis uang yang benar-benar berpindah hari itu. Sekaleng meses yang masih setengah penuh tidak dihitung sebagai kekayaan, dan pesanan bazar yang baru dibayar minggu depan tidak dianggap sebagai pemasukan hari ini. Aplikasi memisahkan pengeluaran dan kasbon dari perkiraan untung supaya kamu tidak tertipu oleh laci yang kelihatan tebal.

Kasbon pelanggan langganan

Kasbon di lapak leker jarang berbentuk utang eceran seribu dua ribu. Yang lebih sering muncul adalah pesanan kelompok: wali kelas memesan seratus leker untuk acara perpisahan, panitia bazar minta dibuatkan crepes sepanjang sore, atau koperasi sekolah meminta pasokan rutin dan membayarnya belakangan.

Untuk pesanan seperti itu, catat sebagai kasbon dengan nama pemesan lalu terima pembayarannya bertahap kalau memang dicicil. Sisa tagihan tersimpan rapi, dan saat panitia bertanya “kurangnya berapa”, jawabannya ada di layar, bukan di ingatan. Bila perlu diingatkan, siapkan pesan tagihan lewat WhatsApp dan kirim setelah kamu baca ulang.

Kenapa offline penting untuk leker crepes

Lapak leker hampir selalu menempel pada keramaian: trotoar depan gerbang sekolah, tepi alun-alun, pasar malam, atau jalur car free day. Persoalannya, keramaian dan sinyal adalah dua hal yang saling bertolak belakang. Ketika ribuan orang berkumpul di satu ruas jalan, jaringan seluler di titik itu tersendat justru pada jam dagangmu paling deras.

GerobakPOS tidak menunggu jaringan untuk menyimpan transaksi. Setiap pesanan tercatat di HP saat itu juga sehingga antrean terus jalan, dan pengiriman ke server dilakukan belakangan tanpa kamu tunggu. Jadi mati sinyal di tengah pasar malam tidak membuat gerobakmu berhenti melayani.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana kalau satu pembeli memesan untuk lima temannya dengan rasa berbeda? Masukkan semuanya ke satu pesanan, lalu bayar sekali. Jumlah dan kembaliannya dihitung aplikasi, termasuk uang yang kamu terima.

Adonan habis padahal masih banyak yang antre, bagaimana? Tekan tombol Habis pada rasa yang tidak bisa dibuat lagi supaya tidak masuk ke pesanan baru. Rasa lain tetap bisa dijual seperti biasa.

Bisakah ada tambahan topping dengan harga berbeda? Bisa lewat varian sederhana pada produk, atau dengan open item bila harganya kamu tentukan saat itu juga.

Apakah pesanan yang salah bisa dibatalkan? Bisa, selama sesi kas masih terbuka. Pesanan yang keliru dapat divoid, sehingga rekap akhir hari tetap bersih.

Siap mencoba?

Wajan boleh tetap panas; catatannya biar aplikasi yang mengurus.

Unduh GerobakPOS gratis dan pakai mulai jam istirahat besok.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, tanpa printer.