Logo GerobakPOS GerobakPOS

Kebab — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha kebab

Gerobak kebab jarang hidup pagi hari. Lampunya baru menyala menjelang magrib, dan puncak keramaian datang antara pukul tujuh sampai sepuluh malam — saat orang pulang kerja, anak muda keluar nongkrong, dan daging yang berputar di pemanggang tegak jadi tontonan yang menarik motor untuk berhenti mendadak.

Pesanan kebab hampir tidak pernah polos. Yang kamu dengar biasanya berbunyi begini: “ayam, tanpa sayur, saus pedas”, “sapi satu, keju dobel”, “telur dua, dibungkus”. Satu gulung butuh satu sampai dua menit untuk diracik: tortilla dipanaskan, daging diiris dari batangnya, sayur ditata, saus disiram, lalu digulung dan dibungkus. Selama dua menit itu, dua motor lain sudah berhenti di belakangnya.

Di sinilah pencatatan jatuh. Tanganmu memegang pisau dan tortilla panas, bukan pena. Kalau ada tiga pesanan menumpuk dengan permintaan berbeda-beda, kamu akan mengingat rasa dan isinya, tetapi jarang mengingat harganya. Akhirnya banyak pedagang hanya menghitung isi laci saat tutup, lalu menebak: “sepertinya tadi laku tiga puluhan.”

Ada satu hal lagi yang khas kebab. Tortilla dan daging beku adalah dua bahan yang paling cepat habis dan paling mahal. Keduanya dibeli mingguan, sedangkan uang masuk setiap malam. Tanpa catatan, kamu tidak pernah tahu apakah belanja daging minggu ini masuk akal dibanding penjualannya.

Begitu kamu mendaftar dan memilih jenis usaha Kebab, menu berikut langsung tersedia di layar jualan — tanpa perlu mengetik satu per satu:

KategoriMenuHarga contoh
KebabKebab AyamRp17.000
KebabKebab SapiRp20.000
KebabKebab TelurRp14.000
KebabKebab KejuRp18.000
PelengkapKentang GorengRp13.500
DinginEs Teh ManisRp5.500

Harga di atas hanya contoh awal, bukan patokan. Harga daging slice dan tortilla berbeda antar pemasok dan antar kota, jadi sesuaikan dengan biaya dan pasar di tempatmu. Menambah menu (misalnya kebab jumbo atau kebab mini), mengganti nama, atau menghapusnya bisa dilakukan kapan saja, bahkan saat sinyal sedang hilang. Kalau kamu baru pertama kali menyusun daftar menu, lihat panduan menambah produk pertama.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar memakai nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Kebab di layar awal.
  3. Menu di atas langsung muncul. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Tidak ada langkah “hubungi sales” atau “tunggu aktivasi”. Untuk pesanan yang harus diracik dulu, kamu bisa memakai nomor antrean dan menjalankan beberapa pesanan sekaligus, jadi pembeli kedua tidak perlu menunggu pembeli pertama selesai dibayar.

Menghitung untung kebab

Setiap kali selesai berjualan, kamu tentu ingin segera mengetahui hasil bersih yang berhasil kamu kumpulkan sepanjang malam. Aplikasi menyusun seluruh catatan transaksi penjualan dan belanja operasional harianmu secara rapi agar kamu tidak perlu lagi membuang waktu menghitung secara manual.

  • Kebab Ayam: 20 × Rp17.000 = Rp340.000
  • Kebab Sapi: 8 × Rp20.000 = Rp160.000
  • Kebab Telur: 10 × Rp14.000 = Rp140.000
  • Masuk (jumlah ketiganya): Rp640.000
  • Keluar (misalnya belanja bahan, gas, dan kemasan hari itu): Rp350.000
  • Perkiraan Untung = Masuk − Keluar = Rp640.000 − Rp350.000 = Rp290.000

Di layar rekap harian, perkiraan untung dihitung melalui rumus sederhana, yaitu penjualan dikurangi pengeluaran (dan modal bila diisi). Kasbon tetap dihitung sebagai penjualan pada hari barangnya keluar; bagian yang belum dibayar tercatat sebagai utang atas nama pelanggan, dan uang pelunasannya tercatat pada hari dibayar.

Jebakan hitung yang sering mengecoh usaha ini adalah lupa mencatat pengeluaran berkala yang tidak terjadi setiap hari, seperti biaya isi ulang gas untuk pemanggang atau belanja bumbu saus dan kertas pembungkus. Jika biaya pendukung tersebut terlewat, angka keuntungan harian yang terlihat akan tampak jauh lebih besar daripada uang yang sebenarnya tersisa. Ulasan lebih mendalam mengenai pengelolaan kas harian dapat kamu pelajari di cara mencatat untung gerobak.

Kasbon pelanggan langganan

Kebab punya dua pola utang yang sering muncul. Pertama, pesanan borongan: sepuluh sampai dua puluh gulung untuk ulang tahun, arisan, atau rapat organisasi, yang kadang baru dilunasi setelah acara selesai. Kedua, penjaga toko atau karyawan minimarket di sebelah lapakmu yang membeli hampir tiap malam dan minta dijumlahkan sampai gajian.

Catat penjualan seperti itu sebagai kasbon dengan nama pembelinya. Aplikasi menyimpan sisa yang belum dibayar, menerima cicilan, dan baru memasukkan uangnya ke hitungan hari saat pelunasan benar-benar diterima. Kalau perlu menagih, ada tombol tagih lewat WhatsApp yang menyiapkan pesan berisi rincian — kamu yang meninjau dan menekan kirim.

Kenapa offline penting untuk kebab

Gerobak kebab hampir selalu ditempatkan di titik yang ramai kendaraan: bahu jalan raya, depan minimarket, mulut gang perumahan, atau pelataran ruko. Titik-titik seperti ini terkenal punya sinyal yang naik-turun. Dinding ruko memantulkan sinyal, dan jam tujuh sampai sepuluh malam justru saat jaringan paling padat karena semua orang di sekitar sedang menonton video.

Kalau aplikasi kasirmu membutuhkan internet untuk mencatat satu transaksi, satu momen sinyal hilang berarti antrean berhenti dan kamu kembali ke kertas. GerobakPOS mencatat lebih dulu di HP: transaksi tersimpan seketika, tanpa menunggu putaran loading. Saat sinyal kembali, catatan dikirim ke server di latar belakang. Kamu bisa berjualan berhari-hari tanpa internet dan datanya tetap utuh. Rinciannya di halaman offline 14 hari.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana kalau pembeli minta tanpa sayur atau tambah keju? Kamu bisa memakai varian sederhana pada produk, atau menambahkannya sebagai open item dengan harga manual saat itu juga. Keduanya tercatat sebagai penjualan biasa.

Daging sapi habis di tengah malam, harus dihapus menunya? Tidak perlu. Cukup berhenti mengetuk Kebab Sapi sampai bahan baru siap karena menunya tetap ada di daftar dan tidak perlu dihapus. Laporan penjualan menunjukkan menu mana yang paling laku, jadi besok kamu bisa menyiapkan lebih banyak bahan daging kebab.

Bisa terima QRIS? Bisa, dengan QRIS statis. Kode QR-mu ditampilkan di layar, pembeli memindai, lalu kamu konfirmasi manual setelah uangnya masuk ke aplikasi bank atau dompet digitalmu.

Bisa cetak struk ke printer? Bisa. Sambungkan printer thermal Bluetooth 58 mm atau 80 mm di Pengaturan → Printer Struk, lalu ketuk Cetak di layar struk. Mau tanpa kertas? Kirim struk sebagai teks lewat WhatsApp — tinggal tekan Kirim.

Siap mencoba?

Menu kebab sudah menunggu di dalam aplikasi, lengkap dengan harga contoh yang bisa langsung kamu ubah. Tidak perlu kartu kredit, tidak perlu daftar tunggu.

Unduh GerobakPOS gratis dan mulai mencatat penjualan malam ini juga.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, struk Bluetooth & WhatsApp.