Logo GerobakPOS GerobakPOS

Gudeg Nasi Liwet — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha gudeg nasi liwet

Pedagang gudeg dan nasi liwet biasanya berjualan di jam yang tidak biasa. Ada yang buka pukul setengah lima pagi dan tutup sebelum pukul delapan, ada yang justru menggelar tikar pukul sembilan malam dan baru beres menjelang pukul dua dini hari. Di jam-jam itu penerangan seadanya, mata masih mengantuk, dan menulis di buku dengan bolpoin yang tintanya beku bukan pekerjaan yang menyenangkan.

Cara berjualannya juga khas. Pembeli duduk lesehan di trotoar atau emper toko, memesan sambil menunjuk bakul: “gudeg krecek satu, tambah telur pindang, tempe bacemnya dua”. Pelengkap dihitung satuan dan jumlahnya bisa banyak dalam satu piring. Tempe bacem seharga Rp3.000 yang diambil dua-tiga potong sering hanya “dikira-kira” saat pembayaran, dan itulah kebocoran terbesar di jenis usaha ini.

Masalah lain datang dari sifat masakannya. Gudeg dimasak semalaman dalam satu kuali besar; kalau sudah dimasak, jumlahnya tetap. Kalau kamu tidak tahu persis berapa porsi yang laku tiap malam, kamu akan terus menebak berapa nangka yang harus dibeli besok. Menebak terlalu banyak berarti dagangan tersisa, menebak terlalu sedikit berarti pembeli yang datang pukul sebelas malam pulang dengan tangan kosong.

Saat mendaftar dan memilih jenis usaha Gudeg Nasi Liwet, menu berikut sudah tersedia di layar jualan:

KategoriMenuHarga contoh
LaukTelur PindangRp6.500
LaukTelur BacemRp5.000
LaukTempe BacemRp3.000
LaukGudegRp15.000
NasiNasi LiwetRp20.000
LaukOpor AyamRp12.000
LaukSambal Goreng KrecekRp15.000

Harga di atas hanya contoh awal. Gudeg di kampung dan gudeg di pusat kota biasanya berbeda harga, jadi ubahlah sesuai lapak dan biaya bahanmu. Karena telur pindang dan tempe bacem dibuat sebagai menu tersendiri, tiap potong dan tiap butir bisa diketuk saat pembeli menambah — bukan lagi dikira-kira. Cara menambah menu baru seperti besek oleh-oleh dijelaskan di menambah produk pertama.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar memakai nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Gudeg Nasi Liwet di layar awal.
  3. Menu di atas langsung muncul. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Karena pembeli lesehan sering memesan bertahap — memesan dulu, menambah lauk di tengah makan, baru membayar saat pulang — pesanan bisa dibiarkan berjalan dan ditutup belakangan. Nomor antrean membantu membedakan meja yang satu dengan yang lain.

Menghitung untung gudeg nasi liwet

Mengetahui keuntungan bersih harian sangat penting agar kamu tidak terkecoh oleh ramainya pembeli yang datang silih berganti. Setiap transaksi piring utama maupun lauk pelengkap harus dicatat dengan tertib bersama seluruh pengeluaran belanja harian.

  • Telur Pindang: 20 × Rp6.500 = Rp130.000
  • Telur Bacem: 15 × Rp5.000 = Rp75.000
  • Tempe Bacem: 10 × Rp3.000 = Rp30.000
  • Masuk (jumlah ketiganya): Rp235.000
  • Keluar (misalnya belanja bahan, gas, dan kemasan hari itu): Rp130.000
  • Perkiraan Untung = Masuk − Keluar = Rp235.000 − Rp130.000 = Rp105.000

Melalui ringkasan tersebut, perkiraan untung diperoleh dari penjualan dikurangi pengeluaran (dan modal bila diisi). Kasbon tetap dihitung sebagai penjualan pada hari barangnya keluar; bagian yang belum dibayar tercatat sebagai utang atas nama pelanggan, dan uang pelunasannya tercatat pada hari dibayar.

Satu jebakan hitung yang sangat khas pada usaha ini adalah kerugian dari santan dan aneka bumbu perasa yang basi jika tidak habis terjual dalam semalam. Karakter masakan berkuah santan yang cepat rusak membuat sisa olahan tidak selalu bisa disajikan esok hari, sehingga belanja bahan yang terbuang akan langsung memotong laba jika tidak dicatat cermat.

Pelajari langkah lengkapnya pada panduan cara mencatat untung gerobak agar pembukuan usahamu selalu sehat dan terpantau setiap saat.

Kasbon pelanggan langganan

Gudeg dan nasi liwet punya dua jenis pelanggan yang sering menunda pembayaran. Pertama, tetangga sekitar lapak yang memesan besek atau kendil untuk hajatan, selamatan, dan arisan RT — dipesan hari ini, diambil besok pagi, dibayar setelah acara. Kedua, pelanggan tetap yang tiap pagi mengambil beberapa bungkus untuk dijual lagi di kantin atau warung kecil, lalu menyetor uangnya sore hari.

Catat pesanan seperti itu sebagai kasbon dengan nama pemesan. Aplikasi menyimpan sisa yang belum lunas beserta cicilannya, dan tersedia tombol tagih via WhatsApp yang menyiapkan teks pesan untuk kamu tinjau sebelum dikirim. Kalau kamu juga mengambil nangka atau ayam dari pemasok dengan pembayaran mundur, catatan utang ke pemasok ada di halaman utang & piutang.

Kenapa offline penting untuk gudeg nasi liwet

Lapak gudeg dan nasi liwet paling sering berupa tikar di trotoar, emper toko yang sudah tutup, atau meja kecil di depan rumah di dalam gang. Semuanya tempat yang sinyalnya tidak bisa dijanjikan siapa pun, apalagi di kota lama dengan bangunan rapat. Yang berjualan dini hari menghadapi hal lain lagi: pemadaman, jaringan yang sedang dirawat, atau HP yang sengaja dihemat baterainya sampai pagi.

Ada juga situasi yang sangat umum di Jogja dan Solo — lapak berpindah mengikuti acara atau digusur sementara ke sisi jalan yang lain. Berpindah lokasi berarti berpindah kualitas sinyal.

GerobakPOS mencatat semuanya di HP lebih dulu, jadi ketukan Bayar selesai seketika meski internet mati total. Sinkronisasi berjalan belakangan saat sinyal kembali, dan status pengirimannya terlihat jelas di layar. Latar belakangnya dibahas di kasir offline gratis.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana mencatat pembeli yang menambah telur pindang di tengah makan? Pesanannya tetap terbuka sampai pembeli membayar, jadi tambahan tinggal diketuk dan totalnya ikut berubah.

Gudeg habis tapi nasi liwet masih ada, bagaimana? Kamu cukup berhenti mengetuk menu gudeg sampai bahan baru siap tanpa perlu menghapusnya dari daftar. Laporan penjualan akan menunjukkan menu terlaris agar kamu bisa menyiapkan lebih banyak bahan besok.

Bisa cetak struk ke printer? Bisa. Sambungkan printer thermal Bluetooth 58 mm atau 80 mm di Pengaturan → Printer Struk, lalu ketuk Cetak di layar struk. Mau tanpa kertas? Kirim struk sebagai teks lewat WhatsApp — tinggal tekan Kirim.

Bisa terima pembayaran selain tunai? Bisa: QRIS statis yang dipindai pembeli lalu kamu konfirmasi manual, atau transfer manual. Langkahnya ada di terima pembayaran QRIS statis.

Siap mencoba?

Menu gudeg dan nasi liwet sudah menunggu di dalam aplikasi, lengkap dengan telur pindang dan tempe bacem yang selama ini sulit dihitung.

Unduh GerobakPOS gratis dan pakai malam ini juga saat tikar digelar.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, struk Bluetooth & WhatsApp.