Logo GerobakPOS GerobakPOS

Ayam Goreng Bakar — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha ayam goreng bakar

Menjual ayam goreng sekaligus ayam bakar berarti menjalankan dua dapur dalam satu gerobak. Ayam goreng keluar cepat karena tinggal diangkat dari wajan, sedangkan ayam bakar butuh delapan sampai sepuluh menit di atas arang sambil dibolak-balik dan diolesi bumbu. Akibatnya urutan pesanan yang masuk hampir tidak pernah sama dengan urutan pesanan yang selesai. Pembeli yang datang belakangan sering pulang lebih dulu.

Jam ramainya jatuh menjelang malam, kira-kira pukul enam sampai sembilan, saat orang pulang kerja dan mencari lauk untuk dibawa ke rumah. Pesanan malam jarang berupa satu potong. Yang biasa terdengar adalah, “Pak, lima potong, dua bakar tiga goreng, nasinya empat, sambalnya dipisah.” Satu transaksi bisa terdiri atas lima baris berbeda, dan yang paling sering luput dicatat justru nasi putihnya — padahal itu tambahan yang jumlahnya banyak sepanjang malam.

Kalau kamu masih mencatat di buku, tanganmu harus bergantian memegang capitan, kipas arang, dan pulpen. Asap tebal dan lampu tenda yang temaram membuat tulisan sendiri sulit dibaca keesokan harinya. Ujungnya, uang di laci dihitung sekali di akhir malam, tanpa tahu potongan mana yang paling laku dan berapa nasi yang terjual.

Yang membuat hitung-hitungan ayam bakar makin licin: arang, kecap, dan gula merah dibeli beberapa hari sekali dalam jumlah besar, sedangkan uang masuk setiap malam. Tanpa pencatatan pengeluaran, biaya arang itu seolah menghilang.

Setelah mendaftar dan memilih jenis usaha Ayam Goreng Bakar, menu ini sudah siap di layar jualan tanpa perlu kamu ketik satu-satu:

KategoriMenuHarga contoh
AyamAyam GorengRp18.000 (dada)
AyamAyam BakarRp19.000 (dada)
AyamNasi Ayam GorengRp21.500 (dada)
AyamNasi Ayam BakarRp22.000 (dada)
LaukTahu GorengRp2.500
LaukTempe GorengRp3.000
PelengkapNasi PutihRp5.500
DinginEs Teh ManisRp5.500

Harga di tabel itu contoh awal saja. Harga ayam potong, arang, dan gas berbeda antar daerah, jadi ubahlah sesuai biaya di tempatmu. Kamu juga bebas menambah menu sendiri, misalnya ati ampela atau sayap, lewat halaman menambah produk pertama.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar dengan nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Ayam Goreng Bakar di layar awal.
  3. Menu di atas langsung tampil. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Tidak ada antre aktivasi dan tidak ada janji temu dengan siapa pun. Kamu bisa mengatur semuanya sendiri sebelum tenda dibuka sore ini.

Menghitung untung ayam goreng bakar

Mencatat pergerakan uang harian secara rapi membantumu mengetahui hasil bersih usaha setiap malam tanpa perlu menebak-nebak. Kamu cukup membandingkan seluruh transaksi penjualan yang masuk dengan total pengeluaran operasional pada hari yang sama.

  • Ayam Goreng: 20 × Rp18.000 = Rp360.000
  • Ayam Bakar: 15 × Rp19.000 = Rp285.000
  • Nasi Ayam Goreng: 5 × Rp21.500 = Rp107.500
  • Masuk (jumlah ketiganya): Rp752.500
  • Keluar (misalnya belanja bahan, gas, dan kemasan hari itu): Rp410.000
  • Perkiraan Untung = Masuk − Keluar = Rp752.500 − Rp410.000 = Rp342.500

Perkiraan untung usaha didapat dari penjualan dikurangi pengeluaran (dan modal bila diisi) pada rekap harian. Kasbon tetap dihitung sebagai penjualan pada hari barangnya keluar; bagian yang belum dibayar tercatat sebagai utang atas nama pelanggan, dan uang pelunasannya tercatat pada hari dibayar.

Satu jebakan hitung yang khas pada usaha ini adalah belanja perlengkapan seperti karung arang dan jeriken minyak yang dibeli sekaligus untuk persediaan. Hari saat kamu membeli kebutuhan tersebut akan terlihat memiliki beban biaya yang sangat tinggi, padahal barang-barang itu dipakai untuk berjualan selama berhari-hari berikutnya. Agar tidak salah membaca kesehatan finansial tokomu, pelajari cara mencatat untung gerobak supaya evaluasi hasil jualan mingguan maupun bulanan menjadi jauh lebih adil dan akurat.

Kasbon pelanggan langganan

Ayam bakar sering dipesan dalam jumlah besar untuk pengajian, arisan, syukuran, atau rapat RT — tiga puluh potong sekaligus, dan pembayarannya menyusul setelah acara. Ada juga warung nasi kecil atau kantin yang mengambil ayam darimu setiap pagi lalu menyetor uangnya seminggu sekali.

Penjualan semacam itu dicatat sebagai kasbon atas nama pemesan. Sisa yang belum dibayar tersimpan rapi, cicilan bisa dimasukkan bertahap, dan uang pelunasannya tercatat pada hari dibayar. Sebaliknya, utang kulakan ayam ke pemasok juga bisa kamu catat di aplikasi yang sama, jadi kamu tahu berapa yang wajib kamu bayar minggu depan.

Kenapa offline penting untuk ayam goreng bakar

Tenda ayam bakar hampir selalu berdiri di pinggir jalan besar, di depan ruko yang sudah tutup, atau di pelataran yang dipinjam pada malam hari. Tempat-tempat itu punya ciri yang sama: pemancar sinyal jauh, banyak kendaraan lewat, dan malam hari jaringan dipakai ramai-ramai untuk menonton video. Sinyal bisa hilang tepat saat bakaranmu penuh dan tiga orang mengantre.

Ada alasan kedua yang jarang dipikirkan: gerobak ayam bakar sering berpindah titik, mengikuti keramaian atau larangan berjualan di trotoar tertentu. Setiap pindah titik, kualitas sinyal berubah. Aplikasi kasir yang memaksa online membuat kamu bergantung pada nasib jaringan di lokasi baru.

GerobakPOS mencatat lebih dulu di HP, lalu mengirim data saat jaringan tersedia. Kamu bisa membuka tenda, melayani semalam penuh, dan menutup kas tanpa sekali pun tersambung internet. Lihat cara kerjanya di offline 14 hari.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana kalau pesanan bakaran lama sementara pembeli lain datang? Buka beberapa pesanan sekaligus dengan nomor antrean. Pesanan yang sedang dibakar tetap terbuka, dan kamu bisa melayani pembeli berikutnya tanpa menutupnya dulu.

Ayam bakar sering habis duluan, bagaimana? Cukup berhenti mengetuk menu itu sampai bahan baru siap tanpa perlu menghapusnya dari daftar. Laporan penjualan akan menunjukkan menu paling laku agar besok kamu bisa menyiapkan lebih banyak bahan untuk ayam bakar.

Bisa cetak struk ke printer? Bisa. Sambungkan printer thermal Bluetooth 58 mm atau 80 mm di Pengaturan → Printer Struk, lalu ketuk Cetak di layar struk. Mau tanpa kertas? Kirim struk sebagai teks lewat WhatsApp — tinggal tekan Kirim.

Bagaimana menutup kas di akhir malam? Pakai Tutup Hari: hitung uang di laci, bandingkan dengan catatan, lalu simpan setoran. Langkahnya ada di tutup hari & rekonsiliasi kas.

Siap mencoba?

Menu ayam goreng dan ayam bakar sudah tersedia di dalam aplikasi, tinggal kamu sesuaikan harganya dengan hitungan sendiri.

Unduh GerobakPOS gratis sebelum tendamu buka malam ini.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, struk Bluetooth & WhatsApp.